2011 sudah hampir usai, dan status-status di jejaring sosial pun mulai latah dengan ucapan "met tahun baru" :|. Bagi saya pribadi, nothing special sama yang namanya tahun baru, kenapa? Mungkin karena saya memang tidak pernah merayakannya, entah bersama keluarga, teman, apalagi pacar. Satu-satunya hal yang bikin saya suka sama malam tahun baru adalah dengan adanya film-film bagus di tipi, dan itulah ritual rutin saya (dan keluarga) selama ini.
2012 sudah hampir mendekat, orang-orang pun mulai sibuk membicarakan resolusi tahun barunya mereka. Sedangkan saya? Sedang malas semalas-malasnya untuk membuat resolusi -_-". Walaupun kata orang resolusi itu bisa sebagai pemacu semangat untuk menjadi lebih baik, tapi entah kenapa yah tahun ini saya males banget untuk hal-hal yang seperti itu. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, saya selalu membuat resolusi bahkan dulu saya tuliskan resolusi itu di 'buku spesial' saya, tapi sekarang? Jangankan susah-susah mikir buat bikin resolusi, lha mau mengkhayal aja udah males duluan :|
Saya sendiri sebenarnya juga bingung apa yang terjadi dengan diri saya selama satu tahun terakhir ini. Saya yang sekarang 'berbeda' dengan saya yang dulu. Mungkin memang tidak banyak orang yang menyadarinya (atau memang tidak ada sama sekali), tetapi diri saya sendiri jelas tahu bahwa ada yang 'berbeda' dengan diri saya satu tahun belakangan ini.
Saya sedang berada di fase di mana saya kehilangan harapan. Karena kehilangan harapan itulah makanya saya jadi takut berharap. Lucu yah? Yah, mari kita tertawakan 'kelucuan' saya tersebut.
Orang bilang manusia yang tanpa harapan itu seperti seonggok daging yang hanya bisa berjalan dan berbicara. Itu benar! Tetapi jangan lupa juga, harapan juga bisa memberikan rasa sakit yang tidak tertara rasanya jika tidak dapat terpenuhi. Mungkin karena itulah ada kalimat-kalimat seperti: "jangan mengkhayal ketinggian deh" atau "jangan mimpi deh lo!" atau "jangan berharap terlalu banyak". Ya, itu semua karena harapan dapat melambungkan sekaligus menjatuhkan pada saat yang nyaris bersamaan.
Dan sampai detik ini pun saya masih malas semalas-malasnya untuk bikin resolusi, walaupun begitu saya tetap punya target untuk dicapai di tahun 2012 nanti, karena saya tidak mau sama yang namanya "go with the flow". Bagi saya yang hanya mengalir mengikuti arus itu hanyalah sampah, toh ikan pun berusaha untuk berenang melawan arus. Tapi tidak perlulah target-target itu digembar-gemborkan atau dicanangkan dengan istilah RESOLUSI. Toh, tanpa seperti itu pun saya sudah tahu apa yang harus saya lakukan.
Teringat tahun baru tahun kemarin rasanya saya semakin nelangsa, karena tahun baru saya isi dengan tangisan. Dan percaya ataupun tidak (karena saya sendiri rasanya ga percaya) tahun baru ini pun butiran beningnya mengalir lagi T_T
Rasanya saya pengen menertawakan atau bahkan teriak-teriak memarahi diri sendiri, karena itu artinya sudah satu tahun saya menangisi hal yang sama :(, dan ini juga menjadi salah satu alasan mengapa saya menjadi "berbeda" sekarang ini.
Jadi intinya? Ya ga tau! Saya sendiri bingung apa sebenarnya inti dari tulisan saya tengah malam ini. Sebenarnya saya hanya sedang mellow, ga punya temen, dan kepikiran yang macem-macem :'( berusaha mencari tempat untuk teriak-teriak, tapi rasanya situs-situs jejaring sosial sudah bukan tempatnya lagi. Akhirnya saya teringat sama blog yang sudah hampir jamuran ini, dan mulai mencoret-coret di sini lagi.
Walaupun ga jelas apa inti dari tulisan ini, tapi yang pasti saya tetap berharap (lho berarti masih punya harapan?) bahwa tahun baru teman-teman semua menyenangkan, dan makin baik di tahun 2012 nantinya... Happy new years pals :)
Lanjut yuukk..
Gantungan...
2 jam yang lalu










